Mohammad Rofiq1,
Sayyidah Kamila Nafisa2
PGMI UIN Walisongo Semarang
Alamat e-mail : 1mrofiq@walisongo.ac.id
Nomor HP : 1085641322081
ABSTRACT
A healthy internet is an effort to ensure that Indonesian children have good access to the internet. Nowadays, children sometimes get content that is inappropriate or can be said to be negative. Such negative content, for example, is pornography, gambling, violence, extortion, SARA provocation, so the news is fake. This content is not allowed to be viewed by children, conveying healthy internet ethics at first glance is not a matter that can be said to be easy, but not to say it is difficult either. Materially, the internet is healthy and its ethics are hard enough for Indonesian children to digest. Internet-based information and communication technology has become the prima donna and the main source of information in human-to-human communication. The internet network has also made the world appear to be without distance and boundaries. The internet quickly penetrated into various aspects of life, starting from the business community, the general public, and news seekers.
The advantages of the internet network are accompanied by its weaknesses which can also cause new problems. If related to the content, the internet provides information both positive and negative. This internet-based negative information includes gambling, pornography, hoax news, bullying, and so on. This negative content is very dangerous for society, especially for the younger generation. This community service activity aims to avoid the negative influences that arise as a result of using the internet. The main topic raised in this activity is about the influence of the development of information and communication technology for society in the era of globalization, especially about healthy internet and communication ethics in the virtual world.
Keywords: internet, source, communication
ABSTRAK
Internet sehat merupakan suatu upaya untuk memastikan anak-anak Indonesia mengakses internet dengan baik. Sekarang ini anak-anak terkadang mendapatkan konten yang belom sepantasnya atau bisa dikatakan condong negative. Konten negative tersebut misalnya, pornografi, perjudian, kekerasan, pemerasan, provokasi SARA, sehingga berita bohong. Konten - konten ini tidak diperkenankan untuk dilihat oleh anak - anak, menyampaikan etika internet sehat pada agaknya bukanlah perkara yang bisa di bilang mudah, tetapi tidak juga di bilang sulit. Secara materi, internet sehat dan etikanya memang cukup berat untuk dicerna untuk anak-anak Indonesia. Teknologi informasi dan komunikasi berbasis internet telah menjadi primadona dan sumber informasi utama dalam komunikasi antar manusia. Jaringan internet juga telah menyebabkan dunia seolah tanpa jarak dan batas. Internet dengan cepatnya merambah ke berbagai aspek kehidupan mulai dari kalangan bisnis, masyarakat umum, dan pencari berita.
Kelebihan jaringan internet tersebut beriring dengan kelemahannya yang juga dapat menimbulkan permasalahan baru. Jika dikaitkan dengan kontennya maka internet menyedia informasi baik yang bersifat positif maupun negatif. Informasi negatif berbasis jaringan internet ini meliputi judi, pornografi, berita hoax, pembulian,dan lain sebagainya. Konten-konten negatif ini sangat berbahaya bagi masyarakat khususnya bagi generasi muda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menghindari pengaruh–pengaruh negatif yang muncul akibat penggunaan internet. Topik utama yang diangkat dalam kegiatan ini adalah tentang pengaruh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi bagi masyarakat pada era globalisasi, khususnya tentang internet sehat dan etika berkomunikasi di dunia Maya.
Kata Kunci: internet,sumber,komunikasi
A. Pendahuluan
Internet adalah sistem jaringan komputer global yang saling terhubung menggunakan protokol internet (TCP/IP) untuk menghubungkn perangkat di komputer di seluruh dunia. Internet adalah jaringan dari banyak jaringan yang terdiri dari jaringan pribadi, umum, akademik, bisnis, dan pemerintah lokal. Dihubungkan oleh barisan bahasa pemrograman yang luas dan mencakup peralatan elektronik, nirkabel, dan teknologi jaringan optik. Internet memberikan berbagai sumber informasi dan jasa, seperti akses World Wide Web (WWW), surat elektronik, telepon, dan jaringan peer-to-peer untuk saling berbagi berkas. (Hidayanto & Zidni Ilmi, 2015)
Penggunaan internet yang tidak terkontrol akan menyebabkan banyak kerugian. Penggunaan internet oleh anak yang tidak terkontrol oleh orang tua akan memberi efek buruk pada kehidupan sosial dan psikologis anak-anak, bahkan akademik mereka [Jackson, dkk, 2003]. Dan untuk menghindari penggunaan internet yang berlebihan, tidak terkontrol, dan tidak benar, penulis menginisiasi sebuah sosialisasi mengenai internet sehat yang bertarget kepada para orang tua. Sosialisasi mengenai internet sehat dilaksanakan dalam sebuah kegiatan pengabdian masyarakat.
Penggunaan internet selain membawa dampak positif kepada masyarakat, juga dapat memberikan dampak buruk melalui konten-konten negatif. Selain itu terdapat berbagai jenis kejahatan melalui internet yang mengancam keselamatan penggunanya.(Nasution et al., 2019) Masyarakat perlu diberikan pengetahuan agar dapat melindungi diri dan keluarga dari pengaruh konten negatif dan dari ancaman kejahatan melalui internet.
Aplikasi-aplikasi yang bermanfaat juga perlu diperkenalkan kepada masyarakat agar mengasilan sesuatu dari penggunaan internet. Edukasi penggunaan internet secara sehat, aman, dan produktif dimulai dari kelompok majelis taklim di daerah Jakarta Barat. Dari jumlah peserta yang hadir dapat dilihat bahwa kegiatan dapat diterima dengan baik oleh kelompok majelis taklim. Dari sesi tanya jawab terlihat bahwa materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh peserta yang hadir. Kegiatan edukasi penggunaan internet serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan di majelis-majelis taklim lain.
Perkembangan internet telah membawa dampak perubahan yang sangat signifikan di segala segi kehidupan. Internet dapat membantu aktivitas manusia menjadi lebih mudah, lebih efektif bahkan menjadi lebih efisien baik dari segi waktu dan berbagai hal lainnya, tetapi tidak sedikit pula dampak negatif yang dirasakan seperti terjadinya cyber crime, cyber bulliying, dan bentuk kekerasan dan hal negatif lainnya. Untuk itu tantangan tersendiri bagi semua pihak, tidak terkecuali di kalangan pelajar karena mereka hidup di zaman yang sudah serba mudah dan serba canggih tentu saja dengan adanya internet, maka dari itu diperlukannya edukasi yang dapat membimbing mereka lebih berhati-hati dalam memilah konten internet.
B. Metode Penelitian
Kami mengambil sampel penelitian dari berita dan anak-anak disekitar kita dalam rangka pengenalan dan sosialisasi internet sehat untuk anak Indonesia. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif, karena peneliti mendapatkan sumber informasi dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, serta studi literature dalam kasus yang peneliti teliti. Menurut Kriyantono (2009, hlm. 56) penelitian kualitatif adalah penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya. Riset ini tidak mengutamakan besarnya populasi atau sampling, bahkan populasi atau sampling-nya sangat terbatas. Periset adalah bagian dari integral dari data, artinya periset itu aktif dalam menentukan jenis data yang diinginkan. Dalam penelitian ini, data yang dikumpulkan adalah berbentuk kata, kalimat, pertanyaan, konsep. Tujuannya adalah untuk menggambarkan sacara jelas dan relative akurat mengenai topik yang diangkat dalam penulisan ini. Semua kegiatan pengumpulan data diperoleh dari narasumber yanag terpercaya.
C.Hasil Penelitian dan Pembahasan
Adapun pengelompokan serta penjelasan hasil wawancara ini dilakukan sebagai berikut :
- Pemahaman mendasar tentang internet Pada dasarnya komputer itu digunakan untuk belajar jika dikaitkan dengan kelompok usia anak – anak dan remaja, dan kesadaran sudah dikonfirmasi oleh para informant. Pemahaman ini didukung dengan sebuah tuntutan bahwa kita sebagai bagian dari masyarakat harus bisa menyesuikan diri dengan keadaan dan tantangan hidup. Internet di sisi lain dihubungkan dengan wawasan yang dimiliki oleh pengguna. Dari semua informant, komputer dapat mendukung pembentukan skill. Sekarang dapat dilihat, sebagai perkembangan zaman banyak sekali manfaat yang didapatkan dari internet terutama dalam menyelesaikan masalah seperti fenomena Gojek (transportasi online). Disisi lain internet juga bisa menimbulkan permasalahan seperti perilaku dan kebiasaan pada anak - anak. Internet memiliki daya tarik yang sangat besar, terutama pada budaya popular. Salah satunya adalah gaya berbicara (vlogger) dan trend (fashion dan topic). Anak-anak dengan sangat cepat meresapi cara dan perilaku para vlogger dan youtuber (sebutan untuk para pembuat video di youtube), mereka bahkan mempraktikkan diri dan mencoba mengidentifikasikan dirinya dengan para vlogger atau youtuber tersebut.(Saefulloh, 2018) Anak - anak dengan kemampuan penggunaan internet yang melebihi normal biasanya menunjukan daya tarik sosial yang menonjol dan biasanya memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang diatas rata-rata. Mereka memiliki kognisi sosial yang lebih baik, dalam berbahasa dan memiliki inisiatif yang lebih banyak untuk mengajak berbicara walaupun lawan bicara mereka berusia lebih tua. Mereka biasanya juga memiliki keunikan tersendiri seperti menggunakan gambar- gambar dari internet untuk mengerjakan tugas kelompok, mencari informasi seperti gambar, ilustrasi atau cuplikan video terkait dengan tugas dan memiliki keinginan tinggi untuk memperlihatnya di kelas. Dan mereka sangat ketat dalam menjaga anak – anaknya dari penggunaan internet. Biasanya pembatasan ini berhubungan dengan anggapan mengenai perkembangan mental anak yang ketergantungan terhadap gadget dan internet serta pengaruh buruk seperti pornografi dan kekerasan yang terdapat di internet. Para guru juga mengatakan bahwa salah satu situs yang sering digunakan untuk mencari informasi sekaligus digunakan dalam mencari hiburan adalah youtube. Sebelumnya peneliti melihat dan melakukan observasi bahwa memang gejala - gejala budaya dan perilaku yang menunjukkan daya tarik kekinnian dan popular banyak sekali bermunculan pertama kali lewat visual seperti gangnam style dan harlem shake. Sekarang pun hal - hal yang biasanya dibicarakan selalu bermuara dari sumber internet. Adapun upaya ini sebenarnya ingin mencari keberadaan informasi baru atau metode penggunaan internet untuk mencari informasi yang lebih efektif. Para murid dan para guru menjelaskan bahwa, pada dasarnya internet adalah sumber yang kaya akan informasi dan berpotensi untuk bisa menjadi kegiatan yang menarik seperti games, hiburan dan bahkan informasi lainnya yang sangat bermanfaat. Internet menghubungkan kita dengan orang - orang yang jauh jaraknya dan tidak memungkiri bahwa mereka bisa memberikan informasi tentang budaya - budaya asing dan membuka wawasan. Internet bisa menjadi sarana problem solving karena menunjukan banyak inovasi.
- Faktor pendorong penggunaan internet Melalui wawancara yang dilakukan ada beberapa indikasi penting yang membedakan antara faktor pendorong yang muncul dari (eksternal) yang biasanya adalah ajakan atau upaya dalam menyetarakan status sosial dan pendorong yang muncul dari dalam (internal) yakni upaya dalam memenuhi kebutuhan pribadi. Peragaan atau ilustrasi ilmiah dapat dicari seperti di google atau youtube. Para murid ataupun guru biasanya mencari informasi berkenaan dengan fenomena sosial. Para murid dipantau secara penuh dalam penggunaan internet namun juga diceritakan bahwa ada beberapa murid yang memang tidak diawasi dan bisa menggunakan internet seharian penuh pada hari libur. Murid menjelaskan bahwa biasanya kawan - kawan yang biasa menggunakan internet seperti itu, adalah anak yang dirumahnya hanya tinggal dengan pembantu atau memang kedua orang tuanya bekerja full time. Sebelumnya, harus dijelaskan bahwa alasan peneliti menggunakan faktor pendorong eksternal diawali oleh dasar fenomena youtuber dan informant yang dicari Para murid menjelaskan bahwa internet adalah masa depan, dan mereka ingin sekali berkecimpung dunia online lebih jauh.
- Resiko Pada penjelasan ini, peneliti mencoba menyampaikan hal - hal yang berkaitan dengan “pilihan” bahwa untuk melangkah lebih jauh mereka harus mengorbankan nilai tertentu. Dalam ini, nilai dijelaskan sangat luas mulai dari tenaga, pikiran dan bahkan resiko eror dan kegagalan. Dikesempatan lain para guru juga didorong untuk mengidentifikasikan resiko yang lebih besar yang dapat menimbulkan sebuah kerusakan permanen atau membuka potensi kepada resiko yang lebih besar seperti trauma atau ketergantungan (kecanduan). Jika dikaitkan dengan resiko, maka semua ukuran dilihat dari nilai “kebaikan” dan “keburukan”. Para guru merasa penting sekali untuk mereka memahami cara kerja internet dan pengunaannya serta bahwa diperlukan sebuah cara monitoring yang lebih ketat. Salah satu alternatif adalah memberikan daftar kegiatan yang tidak menggunakan internet dan menyarankan orang tua agar lebih mendorong anak – anaknya bersentuhan dengan masyarakat atau melakukan kegiatan yang lebih konkrit. Di sekolah salah satu pengawasan yang bisa dilakukan adalah melarang muridnya untuk membawa gadget, atau menggunakan alat elektronik apapun yang karena dapat menimbulkan masalah disiplin. Informasi ini peneliti dapatkan langsung dari key informant. Satu sisi mereka melihat bahwa internet bisa saja membawa kebaikan, mereka lebih percaya bahwa internet sekarang sudah mulai dipakai aktif oleh masyarakat dan bersifat dinamis. Internet bukanlah sebuah objek yang diam, namun media yang digunakan oleh pihak lain dalam berinteraksi.(Lince, 2016) Para guru menyadari bahwa mereka harus mulai menginvestasikan dirinya dalam memahami internet dan juga mulai memasukan pemahaman internet dalam pembelajaran dan kurikulum pelajaran yang diberikan ke anak-anak di kelas. Ada rencana ke depan yang dilakukan oleh sekolah untuk membuat jaringan tersendiri, untuk kebutuhan penilaian terpadu yang terkait jaminan mutu pembelajaran. Para guru merasa bahwa mereka perlu mempelajari internet lebih dalam lagi. Dari para guru, kebanyakan informasi yang didapatkan dari murid-murid adalah bahwa internet adalah sumber kesenangan dan hiburan. Mereka para anak-anak bisa mendapatkan hiburan serta berbagai macam tayangan. Disini portal video youtube sering kali disebut-sebut, karena kemudahan serta ketersediaan materi yang mereka cari tercukupi. Para murid menjelaskan bahwa youtube adalah cara baru dalam penyiaran dan bahkan lebih menarik dan memiliki muatan informasi yang lebih luas. Youtube memiliki saluran (channel) yang biasanya melakukan penyiaran video yang konsisten dan periodik. Mereka kemudian berlangganan (subscribe) agar mendapatkan informasi atau tayangan terbaru dari para pengguna youtube favorit mereka. Para pengguna youtube yang aktif menyiarkan dikenal dengan sebutan youtuber, sedangkan vlog adalah salah satu bentuk video yakni sebuah dokumentasi para pengguna (video log). Peneliti melihat gejala ini sebagai salah satu signifikansi dari penggunaan internet, yakni munculnya para youtuber di tengah masyarakat. Peneliti menilai bahwa portal video youtube ini memang sangat menarik untuk dikaji lebih jauh terutama proses kreatif dan produksi materi video dalam youtube channel mereka. Adapun channel yang tersedia sangatlah luas dan bervariasi, mulai dari cuplikan video keseharian, candid, potongan siaran dari TV, atau dedicated content (isi yang disesuaikan dengan fitur youtube) dan lainnya. Adapun bentuk atau isi juga sangatlah bermacam - macam, mulai dari informasi, eksplorasi visual, dokumentasi, permainan, hiburan, politik, ilmu pengetahuan, media promosi dan lainnya. Peneliti sebelumnya sudah melihat gejala youtube ini sebagai salah satu bentuk alternatif siaran baru.
- Kebutuhan Dari para guru, ditemukan bahwa sebagian besar dari kebutuhan internet bagi anak anak adalah hiburan, dan kebanyakan dari mereka menggunakan media games. Ada pun search engine hanya digunakan untuk mengerjakan pekerjaan rumah berupa mencari gambar atau ilustrasi untuk presentasi. Kebanyakan besar dari mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk kebutuhan menghibur. Kebanyakan anak-anak memang menjadikan internet sebagai hiburan karena mereka banyak menyarankan atau menjadikan referensi fenomena di internet sebagai bahan untuk berinteraksi di sekolah.(Saefulloh, 2018) Salah satu cara untuk menelaah sikap informasi terhadap perilakunya adalah menekankan beberapa resiko dan kemudian menawarkan beberapa alternatif. Resiko yang pertama adalah bahwa, pengorbanan waktu dan tenaga untuk eksplorasi. Dalam tahap ini peneliti menceritakan salah satu ilmuwan yakni Stephen Hawkins dan penemuannya, bahwa ada bidang lain yang bisa memberikan kontribusi yang lebih besar kepada kemanusian. Peneliti juga memberikan contoh lain seperti BJ Habibie dan Einstein yang telah bergulat dengan keilmiahan. Pada dasarnya para siswa memiliki ketertarikan terhadap bidang atau wacana lain selain memproduksi materi video. Ketika ditanya apa yang menghalangi mereka dari mendalami atau melakukan eksplorasi adalah tidak tahu, tidak paham dunia itu dan tidak ada yang mendampingi, dan sekarang mereka gandrung dengan gaya ekspresi ini.
E. Kesimpulan
Internet sehat merupakan suatu upaya untuk memastikan anak-anak Indonesia mengakses internet dengan baik. Penggunaan internet yang tidak terkontrol akan menyebabkan banyak kerugian. Perkembangan internet telah membawa dampak perubahan yang sangat signifikan di segala segi kehidupan. Internet dapat membantu aktivitas manusia menjadi lebih mudah, lebih efektif bahkan menjadi lebih efisien baik dari segi waktu dan berbagai hal lainnya, tetapi tidak sedikit pula dampak negatif yang dirasakan seperti terjadinya cyber crime, cyber bulliying, dan bentuk kekerasan dan hal negatif lainnya. Teknologi informasi dan komunikasi berbasis internet telah menjadi primadona dan sumber informasi utama dalam komunikasi antar manusia.
Jaringan internet juga telah menyebabkan dunia seolah tanpa jarak dan batas. Internet dengan cepatnya merambah ke berbagai aspek kehidupan mulai dari kalangan bisnis, masyarakat umum, dan pencari berita.
Kelebihan jaringan internet tersebut beriring dengan kelemahannya yang juga dapat menimbulkan permasalahan baru. Jika dikaitkan dengan kontennya maka internet menyedia informasi baik yang bersifat positif maupun negatif. Informasi negatif berbasis jaringan internet ini meliputi judi, pornografi, berita hoax, pembulian,dan lain sebagainya. Konten-konten negatif ini sangat berbahaya bagi masyarakat khususnya bagi generasi muda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menghindari pengaruh–pengaruh negatif yang muncul akibat penggunaan internet. Masyarakat perlu diberikan pengetahuan agar dapat melindungi diri dan keluarga dari pengaruh konten negatif dan dari ancaman kejahatan melalui internet. Aplikasi-aplikasi yang bermanfaat juga perlu diperkenalkan kepada masyarakat agar menghasilan sesuatu dari penggunaan internet. Edukasi penggunaan internet secara sehat, aman, dan produktif dimulai dari kelompok majelis taklim di daerah Jakarta Barat.
DAFTAR PUSTAKA
- Hidayanto, F., & Zidni Ilmi, M. (2015). Pentingnya Internet Sehat. Jurnal Inovasi Dan Kewirausahaan, 4(1), 21–24.
- Lince, R. (2016). Prosiding temu ilmiah nasional guru (ting) viii. Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru (Ting) Viii, November, 164–179.
- Nasution, D., Rahayu, E., & Rohminatin, R. (2019). Internet Sehat Dan Aman (Insan). Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal, 2(2), 179–182. https://doi.org/10.33330/jurdimas.v2i2.376
- Saefulloh, A. (2018). Peran Pendidik Dalam Penerapan Internet Sehat Menurut Islam. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 119. https://doi.org/10.24042/atjpi.v9i1.2709
VIDEO INTERNET SEHAT UNTUK ANAK INDONESIA
PPT INTERNET SEHAT UNTUK ANAK INDONESIA :
